Kata
atau istilah komunikasi (dari bahasa inggris “communication”),secara
etimologis atau menurut asal katanya adalah dari bahasa Latin communicatus,
dan perkataan ini bersumber pada kata communis Dalam kata communis
ini memiliki makna ‘berbagi’ atau ‘menjadi milik bersama’ yaitu suatu usaha
yang memiliki tujuan untuk kebersamaan atau kesamaan makna.
Komunikasi adalah suatu proses penyampaian informasi
(pesan, ide, gagasan) dari satu pihak kepada pihak lain. Pada umumnya,
komunikasi dilakukan secara lisan atau verbal yang dapat dimengerti
oleh kedua belah pihak. apabila tidak ada bahasa verbal yang dapat
dimengerti oleh keduanya, komunikasi masih dapat dilakukan dengan
menggunakan gerak-gerik badan, menunjukkan sikap tertentu, misalnya
tersenyum, menggelengkan kepala, mengangkat bahu. Cara seperti ini
disebut komunikasi nonverbal.

Komunikasi pada dasarnya merupakan
suatu proses yang menjelaskan siapa? mengatakan apa? dengan saluran
apa? kepada siapa? dengan akibat atau hasil apa? (who? says what? in
which channel? to whom? with what effect?). (Lasswell 1960).
Analisis 5 unsur menurut Lasswell (1960):
- Who? (siapa/sumber). Sumber/komunikator adalah pelaku utama/pihak
yang mempunyai kebutuhan untuk berkomunikasi atau yang memulai suatu
komunikasi,bisa seorang individu,kelompok,organisasi,maupun suatu negara
sebagai komunikator.
- Says What? (pesan). Apa yang akan disampaikan/dikomunikasikan kepada
penerima(komunikan),dari sumber(komunikator)atau isi
informasi.Merupakan seperangkat symbol verbal/non verbal yang mewakili
perasaan,nilai,gagasan/maksud sumber tadi. Ada 3 komponen pesan yaitu
makna,symbol untuk menyampaikan makna,dan bentuk/organisasi pesan.
- In Which Channel? (saluran/media). Wahana/alat untuk menyampaikan
pesan dari komunikator(sumber) kepada komunikan(penerima) baik secara
langsung(tatap muka),maupun tidak langsung(melalui media
cetak/elektronik dll).
- To Whom? (untuk siapa/penerima). Orang/kelompok/organisasi/suatu
negara yang menerima pesan dari sumber.Disebut
tujuan(destination)/pendengar(listener)/khalayak(audience)/komunikan/penafsir/penyandi
balik(decoder).
- With What Effect? (dampak/efek). Dampak/efek yang terjadi pada
komunikan(penerima) setelah menerima pesan dari sumber,seperti perubahan
sikap,bertambahnya pengetahuan, dll.
Gerald R. Miller
Komunikasi
adalah proses menyortir, memilih, dan pengiriman simbol-simbol
sedemikian rupa agar membantu pendengar membangkitkan respons/ makna
dari pemikiran yang serupa dengan yang dimaksudkan oleh komunikator.
Everett M. Roger
Komunikasi adalah
proses suatu ide yang di alihkan pada satu sumber kepada satu atau
banyak penerima dengan maksud untuk mengubah tingkah laku mereka.
Carl I. Hovland
Komunikasi
adalah suatu proses yang memungkinkan seseorang menyampaikan
rangsangan (biasanya dengan menggunakan lambang verbal) untuk mengubah
perilaku orang lain.
Bernard Barelson & Garry A. Steiner
Komunikasi
adalah proses transmisi informasi, gagasan, emosi, keterampilan dan
sebagainya dengan menggunakan simbol-simbol, kata-kata, gambar, grafis,
angka, dsb.
Colin Cherry
Komunikasi
adalah proses dimana pihak-pihak saling menggunakan informasi dengan
untuk mencapai tujuan bersama dan komunikasi merupakan kaitan hubungan
yang ditimbulkan oleh penerus rangsangan dan pembangkitan balasannya.
Definisi
komunikasi : Menurut Forsdale (1981) seorang ahli pendidikan terutama
ilmu komunikasi : Dia menerangkan dalam sebuah kalimat bahwa
“communication is the process by which a system is established,
maintained and altered by means of shared signals that operate according
to rules”. Komunikasi adalah suatu proses dimana suatu sistem
dibentuk, dipelihara, dan diubah dengan tujuan bahwa sinyal-sinyal yang
dikirimkan dan diterima dilakukan sesuai dengan aturan.
Kita lihat dari beberapa definisi tersebut saling melengkapi.
Definisi pertama menjelaskan penyampaian stimulus hanya dalam bentuk
kata-kata dan pada definisi kedua penyampaian stimulus bisa berupa
simbol-simbol tidak hanya kata-kata tetapi juga gambar, angka dan
lain-lain sehingga yang disampaikan bisa lebih mewakili yaitu termasuk
gagasan, emosi atau keahlian.
Definisi pertama dan kedua tidak bicara soal media atau salurannya,
definisi ke tiga dari lasswell melengkapinya dengan komponen proses
komunikasi secara lebih lengkap. Pengertian ke-empat dan seterusnya
memahami komunikasi dari konteks yang berbeda menghasilkan pengertian
komunikasi yang menyeluruh mewakili fungsi dan karakteristik komunikasi
dalam kehidupan manusia.
Ke-tujuh definisi tersebut di atas menunjukkan bahwa komunikasi
mempunyai pengertian yang luas dan beragam. Masing-masing definisi
mempunyai penekanannya dan konteks yang berbeda satu sama lainnya.
Definisi komunikasi secara umum adalah suatu proses pembentukan,
penyampaian, penerimaan dan pengolahan pesan yang terjadi di dalam diri
seseorang dan atau di antara dua atau lebih dengan tujuan tertentu.
Definisi tersebut memberikan beberapa pengertian pokok yaitu komunikasi
adalah suatu proses mengenai pembentukan, penyampaian, penerimaan dan
pengolahan pesan.
Setiap pelakuk komunikasi dengan demikian akan melakukan empat
tindakan: membentuk, menyampaikan, menerima, dan mengolah pesan.
Ke-empat tindakan tersebut lazimnya terjadi secara berurutan. Membentuk
pesan artinya menciptakan sesuatu ide atau gagasan. Ini terjadi dalam
benak kepala seseorang melalui proses kerja sistem syaraf. Pesan yang
telah terbentuk ini kemudian disampaikan kepada orang lain. Baik secara
langsung ataupun tidak langsung. Bentuk dan mengirim pesan, seseorang
akan menerima pesan yang disampaikan oleh orang lain. Pesan yang
diterimanya ini kemudian akan diolah melalui sistem syaraf dan
diinterpretasikan. Setelah diinterpretasikan, pesan tersebut dapat
menimbulkan tanggapan atau reaksi dari orang tersebut. Apabila ini
terjadi, maka si orang tersebut kembali akan membentuk dan menyampaikan
pesan baru. Demikianlah ke –empat tindakan ini akan terus-menerus
terjadi secara berulang-ulang.
Pesan adalah produk utama komunikasi. Pesan berupa lambang-lambang yang
menjalankan ide/gagasan, sikap, perasaan, praktik atau tindakan. Bisa
berbentuk kata-kata tertulis, lisan, gambar-gambar, angka-angka, benda,
gerak-gerik atau tingkah laku dan berbagai bentuk tanda-tanda lainnya.
Komunikasi dapat terjadi dalam diri seseorang, antara dua orang, di
antara beberapa orang atau banyak orang. Komunikasi mempunyai tujuan
tertentu. Artinya komunikasi yang dilakukan sesuai dengan keinginan dan
kepentingan para pelakunya.
Pendapat Saya
Dalam
kehidupan bermasyarakat kita selalu berkomunikasi untuk menjalin sebuah
hubungan, karna dengan adanya komunikasi kita akan mengetahui tentang
suatu hal masing - masing satu antara yang lain.
Perkataan komunikasi bukan merupakan suatu kegiatan yang asing, karena
semua manusia praktis melakukan kegiatan komunikasi dalam kehidupannya
sehari-hari. Tanpa disadari sekitar 90 persen dari kegiatan
seseorang
dalam satu hari adalah berkomunikasi. Sejak bangun tidur sampai pergi
tidur lagi manusia berkomunikasi dengan segala sesuatu yang ada
disekitarnya.
Kita
ambil contoh, ketika bangun tidur di pagi hari, manajer melihat jam di
dinding untuk mengetahui pukul berapa pada saat itu. Dalam hal ini
manajer sudah berkomunikasi dengan orang yang membuat angka-angka di jam
dinding tersebut sehingga mempunyai makna tertentu. Jadi bukan
berkomunikasi dengan jam sebagai benda. Jika ternyata jam di dinding
pada saat terbangun menunjukkan pukul 7.00 pagi padahal manajer harus
bertemu dengan seseorang pada pukul 7.30 pagi maka manajer akan
berkomunikasi dengan dirinya sendiri “waduh, aku terlambat nih”.
Mis komunikasi/Miss Communication (terjadinya kesalahan dalam salah satu
proses komunikasi) akan menyebabkan tidak tercapainya tujuan atau misi
yang hendak di capai.Salah satu contoh dari mis komunikasi adalah saat kita sedang berbicara
dengan seorang teman tentang suatu topik, tapi ternyata teman kita
memberi respon tentang topik yang lain yang akhirnya malah membuat kita
bingung sendiri apa sebenarnya yang sedang kita bicarakan. Hal itu
disebabkan karna terjadinya mis komunikasi antara kita dan teman yang
kita ajak bicara. Untuk itu penyampaian yang jelas mengenai suatu
pembicaraan sangat diperlukan dalam penyampaian informasi agar dapat
sampai ketujuan dengan efisien guna mendapat tanggapan yang tepat.Untuk mencegah terjadinya mis komunikasi kita harus pandai menggunakan
bahasa yang kiranya dapat dimengerti oleh penerima informasi. Serta
penyampaian informasi juga harus jelas agar tidak membingungkan si
penerima informasi.
sumber : Austin1962 dan Clark1994